Menghantam truk parkir dipinggir jalan, sepupu KHS pergi untuk selamanya.

foto diambil 2 tahun silam ketika silaturohim ke Solo

foto diambil 2 tahun silam ketika silaturohim ke Solo

Keluarga besar KHS kembali berduka yang sedalam-dalamnya. Seminggu yang lalu tepatnya hari Rabu malam (5/12) mendapat kabar dari keluarga di Solo kalau sepupu KHS mengalami kecelakaan motor dan setelah sejam perawatan di rumah sakit dia menghembuskan napas terakhirnya. Usianya masih sangat muda karena masih kelas 3 SMP dan dia juga barusan di sunnat beberapa waktu yang lalu. Kami yang menerima kabar tersebut langsung lunglai, terdiam dan berucap,”Innalillahi wainna ilaihi rajiun”.  Tak berapa lama keluarga besar KHSpun berangkat ke Wonogiri malam itu juga.

Kronologisnya yakni sore itu menjelang maghrib sepupu KHS diminta pulang bapaknya karena ada keperluan. Posisi sepupu KHS waktu itu ada dikampung sebelah sehingga beliau agak tergesa menggeber motor batangan si-Pionya (baru aja ambil awal tahun 2013 kemarin 😦 ). Entah bagaimana ceritanya. Ditengah jalan mendekati beberapa km lagi menuju rumahnya dia menabrak bak truk yang diparkir dipinggir jalan. Menurut saksi mata mengatakan bahwa truk yang parkir tadi posisinya masih berada di badan jalan. Jadi truk belum benar-benar keluar dari bahu  jalan.  Sedangkan kondisi sopir dan kernetnya ternyata terlelap dalam tidur. Posisi truk inilah yang menyebabkan kecelakaan ini.

Sepupu KHS pun terpelanting ketengah jalan setelah menabrak bak truk tadi dengan kecepatan yang cukup tinggi. Beruntung truk pasir yang datang berlawanan arah sigap ketika sepupu ane tergeletak sehingga tidak sampai tergilas oleh ban. Si sopir truk pasir langsung turun dan memberikan pertolongan. Sedangkan sopir dan kernet truk yang ditabrak masih terlelap dalam tidurnya sehingga wargapun menggebrak-gebrak pintu kaca sopir.  Dalam keadaan tidak sadar sopir tadi masih belum menyadari apa yang terjadi namun berhubung warga yang sudah emosi maka mereka berdua menjadi sasaran massa. Niat awal warga untuk membakar truk diurungkan karena kwatir urusan dengan kepolisian tambah panjang.

Tanpa memperdulikan motor yamaha scorpio nya yang ringsek, sepupu ane pun langsung dibawa ke rumah sakit terdekat .  Secara kasat mata sepertinya tidak terjadi apa-apa namun setelah dirontgen baru ketahuan kalau tulang rusuknya patah dan luka dalam lainnya. Di rumah sakit ini dia masih sadar dan ingat apa-apa yang terjadi barusan. Namun sejam setelah itu dia menghembuskan napas terakhir untuk selamanya meninggalkan kedua orang tuanya dan adik kecilnya. Hiks..hiks….Innalillahi….

Nasi sudah menjadi bubur namun bagaimana lagi itu sudah suratan takdir. Namun selalu ada pelajaran dibalik peristiwa ini yakni :

  • Diharapkan siapapun pengendara mobil/truk/bus yang parkir atau beristirahat dipinggir jalan hendaknya dipastikan tidak mengganggu pengguna jalan lain yang melintas. Alangkah lebih baik jika lampu hazard juga dinyalakan agar dapat diketahui keberadaannya. Atau bisa juga memasang rambu-rambu segitiga merah  sekitar 25 meter sebelum kendaraan terhenti.

  • Hendaknya orang tua senantiasa mengawasi dan selalu memberikan petunjuk bagi anak-anaknya  yang mengendarai motor sendiri. Secara emosional anak itu biasanya masih labil ketika dijalanan. Namun kalau mau tegas maka lebih baik anak dilarang mengendarai motor sendiri.

Semoga bisa diambil hikmahnya bersama-sama. Dan mohon do’anya mantemans agar sepupu ane tenang dialam barzah. Amin

Ternyata ada beritanya dikoran :

Bapak’e Salma
megipro09.wordpress.com

innalillahi wa innailaihi roji’un, ternyata sepupunya mas KHS to. beberapa hari yang lalu saya baca beritanya di solopos
http://www.solopos.com/2013/12/05/kecelakaan-wonogiri-kades-pule-pemindahan-jalur-wonogiri-sukoharjo-membawa-korban-471445

Maturnuwun

Baca juga :

Advertisements

40 thoughts on “Menghantam truk parkir dipinggir jalan, sepupu KHS pergi untuk selamanya.

  1. Ini dia yang bikin ane eneg ma truk” yg parkir. Di desa ane malah kadang parkir sembarangan juga tanpa sein hazard tuh truk pengangkut beras. Ane hampir sering nabrak kalo bawa mobil

    Moga tenang di Alam Sana kang 😦

    Innalillahi Wa Innalillahi Hurojiun

    Like

  2. Turut berduka kang heri, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan kesabaran.

    Pentingnya saling menyadari kesalahan dimana kendaraan yang berhenti dengan menggunakan sebagian jalan haruslah memasang tanda yang bisa dilihat jelas oleh pengendara lain.

    Berikut juga agar orang tua bijak dalam menyayangi anak, tidak mengijinkan mengendarai motor tanpa adanya SIM, HELM dan perlengkapan lainnya.

    Like

  3. Innalillahi Wa Innalillahi Roji’un
    Turut berduka om, semoga tabah dan ikhlas, semoga keponakannya ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.

    Like

  4. Turut berduka cita KHS…semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT…amiinn…

    Betul sekali, parkir baik darurat atau tidak (apalagi darurat dan lama), wajib hukumnya pake Hazard, sukur ditambahi segitiga pengaman dalam jarak cukup.

    Gunanya menghindari kerugian kedua belah pihak, baik yg menabrak karena tdk melihat, baik yang ditabrak karena tak terlihat.
    Gw paling benci mobil parkir / mogok dipinghir tanpa Hazard, padahal itu demi kebaikan dia sendiri, pernah sekali dua turun dari mobil dan memberitahu pemiliknya. Karena pernah ngantri di kanan lama taunya cuma gara2 mobil mogok tapi lampu blkg mati dan tanpa hazard, ya dikira mobil blkg bukan mobil yg mogok lah. Pada ketipu.

    Lucu, giliran hujan lebat malah nyalain hazard padahal jangan, ini giliran beneran darurat mogok malah gak tau hazard kudu dinyalain. Bahhh
    http://kobayogas.com/2013/12/13/andai-bentuk-z250-seperti-ini/

    Like

  5. Inna lillahi….
    Maaf mas…
    Kelas 3 smp?
    Motor scorpio….? Yg 19hp?
    Harusnya orang tua yg mengijinkannya menyesal…
    Maaf mas…. Masih terbayang kecelakaan AQJ.
    Si anak tidak salah…..
    Selamat jalan adikku….. ;(

    Like

  6. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un..

    turut berduka,kang..semoga almarhum di ampuni dosanya dan keluarga di beri ketabahan..

    dan semoga polisi memberi ganjarn setimpal pada pengemudi truk yg parkir sembrono itu…buat pembelajaran bagi yg lain…

    Like

  7. Maka itulah dibutuhkan ketegasan. Jika anak tak terima karna ga dikasi pk motor, maka doakanlah, tapi tetap tidak diijinkan, memang berbicara kpada anak dengan baik, perlu cara tersendiri…. Yang jelas contoh yang amanah dari orang tua yg konsekuen……

    Like

  8. innalillahi wainnailaihiroji’un
    .
    yg meninggal bapaknya anak itu atau anak itu mas? kok bisa bawa motor sendiri? pio lagi… motor badak bertenaga gede dibawa oleh anak kecil.

    Like

Dipersilahkan berkomentar (^-^)! , Ngapunten kalau gak sempat membalas :-D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s