Sakti kena Alergi (kulit)

Hari senin(12/11) anak ane Sakti merasa sekujur tubuhnya gatal-gatal selain itu juga timbul benjolan-benjolan merah. Hal ini tidak seperti biasanya alias Sakti belum pernah merasakan gatal sedemikian rupa. Tanpa pikir panjang istri ane langsung membawanya ke rumah sakit terdekat yakni RSUD Ibnu Sina Gresik untuk memastikan apa sebab dan penyakit apa yang mendera anak kami. Menurut dokter di poli anak dinyatakan bahwa Sakti mengalami alergi makanan.  “Hadoh makanan apa gerangan?” gumam istri sambil termenung. Padahal baru sekitar dua bulan yang lalu sakti opname di RS ini (postingan disini)

Akhirnya kami mencoba mengingat makanan apa yang yang dikonsumsi Sakti dalam sehari terakhir.  Dan dugaan kami mengarah pada ikan bandeng yang dimakan sore itu. Loh kok bisa padahal ikan bandeng kan enak dan bergizi ?. Ceritanya begini bro.  Minggu (11/11) sore ane ngajak Sakti dolan ke rumah sepupunya Rama yang berjarak hanya beberapa meter saja. Ketika sore itu lagi ibunya Rama sedang mengoreng ikan Bandeng dan setelah itu mereka berdua makan sore sambil di dulang.  Sakti dan Rama makan dengan lahapnya menyantabz ikan bandeng.  Dan setelah itu kamipun berdua pulang karena hari hari sudah malam.

Setelah kejadian gatal-gatal baru diketahui kalau ikan bandeng yang digoreng ituternyata sudah lama mengendap di lemari es.  Ane tidak paham apakah penyebab ini benar atau tidak karena memang hanya dugaan saja karena sepupunya sendiri juga tidak mengalami kejadian serupa. Meskipun begitu daya imunitas tiap anak juga berbeda-beda meskipun secara usia sama.  Ya sudahlah mau gimana lagi yang penting semoga segera sembuh.

Sampai hari keempat Sakti masih mengalami gatal-gatal terutama dimalam hari menjelang tidur. Kedua tangan dan kakinya akan digerak-gerakan atau digesek-gesekkan dengan tempat tidur guna mengusir rasa gatal. Benjolan merah hampir merata di seluruh tubuh terutama disekitar paha dan lengan. Semenjak itu sakti tidak mau memakai baju alias telanjang semua karena merasa nggak nyaman. Dan praktis selama beberapa hari ini Sakti tidak memakai baju sama sekali. Dan untuk menemani tidurnya bunda Sakti dengan sabar akan mengurut dengan minyak telon agar rasa gatalnya bisa dihalau.

Kamipun sudah menebus obat yang diresepkan oleh dokter namun kami harus bekerja keras untuk meminumkannya. Karena Sakti akan menolak, menangis, bungkam mulut bahkan menghalau gelas obat ketika mau meminum obat meskipun salah satu obat sirupnya sudah manis alias rasa jeruk.  Akhirnya tidak jarang kami harus memaksa dengan segala cara agar obat dapat terminum dan dapat sembuh seperti  sedia kala. Amin.

Bagi kawan yang punya anak terutama batita dan balita, monggo diawasi makanan-makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak kita. Pastikan bahwa makanan yang disantap merupakan makanan yang sehat, bergizi, higenis dan tentu halal. Semoga kejadian yang menimpa Sakti ini tidak terulang pada anak-anak anda kawan.

Maturnuwun

baca juga :

Advertisements

6 thoughts on “Sakti kena Alergi (kulit)

Dipersilahkan berkomentar (^-^)! , Ngapunten kalau gak sempat membalas :-D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s