Motor Ceper, senikah ?

Pertengahan tahun 2000 an boming motor-motor ceper di berbagai kota. Ane sendiri kurang begitu tahu apa yang menginspirasi kawan-kawan untuk menceperkan motor-motor barunya. Yang jelas pemandangan dijalan biasanya banyak sekali meskipun akhir-akhir juga jarang kelihatan. Mungkin mode nya gak in  lagi jadi sedikit banyak sudah jadul trennya.

Sebagai orang awam ane melihat ketika menceperkan motornya apa tidak ribet ketika berkendara. Posisi riding, keseimbangan, speed atau bagaimana kalau tiba-tiba ada polisi tertidur didepan. Apa gak justru menyulitkan ?. Tapi gak tahu kalau kawan-kawan tadi memang suka ‘seni’ yang ribet. Dan ini memang tidak bisa disalahkan asal tidak mengganggu pengendara disekitarnya.

Jujur saja anepun belum pernah mencoba motor-motor ceper diatas. Kalau mungkin tingkat cepernya hanya merendahkan shock breaker atau ganti ban dan peleg bagi ane masih normal. Tetapi kalau ceper ekstrim yang ada ‘pemampatan’ sumbu antara roda depan-belakang. Ane tidak bisa membayangkan 😀 .

Mungkin bagi kawan-kawan yang pernah punya motor ceper, atau yang masih bertahan dengan motor cepernya bisa dishare dimari. Bukan bermaksud menyindir dengan istilah ‘septi’ atau apalah tetapi ane lebih melihatnya sebagai sebuah karya seni yang perlu diapresiasi. Mungkin bisa dibagi pengalaman suka dukanya dengan motor yang tidak terlalu #mainstream dan unik ini 😀 .

maturnuwun

Gambar : kaskus.co.id (gan riki rangga)

baca juga :

Advertisements

11 thoughts on “Motor Ceper, senikah ?

  1. memang terlihat layaknya karya seni modifan motor :D, cm ya itu kl ane sering lihat di jalanan gimana gitu apalagi boncengan n ketemu poldur biasanya berhenti n diangkat :mrgreen:.
    gak nyaman tp mnurut mereka nyaman 😀

    Like

  2. yang modif model ceper gitu saya rasa ada kesalahan di bagian otaknya, entah itu bagian keseimbangan/balance…entahlah sepertinya memang ada yang salah….
    macam penyakit…

    Like

  3. Pernah punya,kang…..(gak tahu, sech..mungkin karena dulu masih trend+ababil, jadi ikutan punya) aku dulu pakai Jupiter Z 2003 ( Begitu turun inreyen, langsung rombak total) skok belakang cuma diganti besi, gak tau apa yo dulu) wach, yang pasti Nyiksa banget…intinya!!!

    Like

Dipersilahkan berkomentar (^-^)! , Ngapunten kalau gak sempat membalas :-D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s