Kok sebegitunya… (egoisme klub motor)

Tidak dipungkiri di negeri ini banyak sekali klub-klub motor bergentayangan. Mulai dari klub motor retro, jadoel, sport, matic, scooter hingga kelas moge.  Semuanya klub menginginkan eksistensinya masing-masing yang kadang berimbas kepada munculnya egosentris.  Terkadang untuk memunculkan eksistensi ini muncullah arogansi dan sikut sana-sini (oknum lho …). Karena itoelah terkadang masyarakat binung mana klub motor dan mana gang motor..hehehe (postingan ada disini).

Ane merasa miris dan kaget membaca skrinsut fesbuk seorang kawan. Untuk menghindari agitasi dan propaganda maka ane menghilangkan asal klub motor dan lokasi. Yang jelas isi statusnya tadi mencerminkan sebuah tindakan yang kurang patut dicontoh buat biker yang mengutamakan BROTHERHOOD.   Apa sih statusnya ? “

HIMBAUAN !!!

Hormati kota kami, hormati organisasi kami…tolong buat para **** (nama klub motor)

dan sejenisnya yang stay, singgah, melintas atau mudik di ********** (nama kota), untuk bisa menutup atribut kalian…harap himbauan ini diindahkan !!!!!

Kami tidak pernah menganggap kalian ada di kota kami…thanks!!!

Iklan ini dipersembahkan oleh ***** ****** ****** (nama klub motor dari kota ybs).

Kawan, sebagai sesama penyemplak motor yang mungkin beberapa gabung di klub atau komunitas sudah selayaknya kita saling menghormati dan mungkin malah saling membantu ketika ada trouble dijalanan.  Ane sih memang tidak paham yang melatarbelakangi munculny status fb “HIMBAUAN” diatas diatas tetapi ane membacanya kok ngeri dan prihatin 😦 .

Kawan, Mari kita nikmati setiap tarikan gazz di jalanan dengan tetap menjaga ketertiban berkendara dan juga menikmati hobi diatas motor sambil merajut persaudaraan meskipun beda baju dan pabrikan.

WE LOVE INDONESIA 

maturnuwun

baca juga :

Advertisements

49 thoughts on “Kok sebegitunya… (egoisme klub motor)

  1. kenapa saya sangat pemilih dlm ikut klub, ya karena salah satunya seperti ini. Tidak semua sepaham dan mampu dewasa dalam berorganisasi dan bermasyarakat.

    tetep bersatu bro.. tanpa memandang merek motor atau umur. semuanya bersaudara

    Like

  2. berbanding terbalik sama pengalaman om saya yg mudik dari pekalongan ke padang sidempuan.
    waktu lagi istirahat di kota yg saya gak tahu, dia disamperin sama beberapa orang dari klub motor sejenis, mereka mengantarkan om saya ke hotel untuk istirahat & semua urusan sama hotel diurusi mereka. (tarif hotel pun dapat diskon)
    padahal om saya bukan anggota klub.. cuma peturing independen…

    Like

  3. Mau Sharing nih atau curhat colongan wakakkk :p
    Waktu itu saya pakai ninja 2 tak boncengan sama istri.
    Di jalan saya mendahului angkot yg lagi pelan jalannya, saya bawa motor kecepatan standar 60-80 karena lagi bawa istri. Tetapi di belakang terdengar suara strobo tat net- tat net. Ternyata konvoi Byson berusaha nyalip, saya kasih jalan tetapi tetapi tetap saja mereka terkesan arogan nyalain strobo terus-terusan, kaki pakai turun-turun segala kayak mau nendang. Kira-kira ada 10 motor byson waktu itu. Motor lemot tapi sok-sok an gayanya (Maaf bukan maksud menjelakkan motornya).
    Saya berusaha nyalip balik, karena gampang banget ninja ngasepin byson. Tapi istri berusaha ingatkan saya, ya sudah saya nurut istri saja. Kasian istri dibawa kebut-kebutan.
    Tapi beberapa saat kemudian di belakang ada konvoi ninja 2 tak.
    Wakakakk… tuh anak-anak ninja malah nyalip-nyalip tuh anak-anak byson…malah di strobo balik ama anak-anak ninja, malah ada anak ninja yg nurunin kaki sebelah seolah-olah suruh minggir tuh anak-anak byson.
    Sesama pakai ninja sih ya aku seneng aja (walau aku bukan anak klub Ninja)…wakakak kena karma tuh…

    *kejadian di jalan S Hatta Bandung

    Like

  4. hmmm… makanya banyak orang awam takut dengan klub motor
    ada yang baik ada yang arogan.
    Apa kalau naik motor mereka suka pake sirine ya?

    Like

  5. wakakak udah serasa punya sendiri aja itu kota. motor tiger pakai TOA aja tengil amat, pemain baru aja serasa pemain lama. kayak nya dia di kampus dapat nilai A tuh ikut eskul klub motor.

    Like

Dipersilahkan berkomentar (^-^)! , Ngapunten kalau gak sempat membalas :-D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s