Milestone ganti spion baru

Semua berawal dari kaca spion Milestone sebelah kanan yang oblak, degleng, atau baut mur sudah gak berfungsi. Beberapa kali mencoba mengencangkan tiga ekor baut di spion (ciri kas spion pulsar) ternyata hasilnya tidak bertahan sehari. Daripada kesel setiap hari mengencangkan baut spion dan seringkali ‘menunduk’ dijalan (gak septi) maka ane mengambil keputusan untuk menggantinya dengan yang baru. Semua dilakukan untuk menunjang kenyamanan dan keamanan dalam berkendara…hehehe 😀

Awalnya mau ganti spion aslinya Pulsar 180 UG IV. Namun kok setelah dipikir-pikir kalau mau ganti mbok yo sekalian model yang lain biar fresh  gitu loh..hehehe 😛 . Akhirnya sempat nanya-nanya ke beberapa teman terkait spion yang rekomended  untuk PIBO UG IV. Dari beberapa hasil konsultasi teman dan berguru mbah gogel maka ada beberapa jenis spion yang bisa dicoba dipake di Milestone yakni spion tiger revo, spion tvs apache, spion yupiter z, spion klx, dan spion Pulsar 135.

Berhubung gak  mau susah dan ribet akhirnya pas mampir di beres Gresik kemarin sabtu (11/3) iseng nanya spion P135. Ternyata stok masih ada dan harganya pun sangat murah yakni 46 ribu sepasang. Ane tidak tahu harga segitu sudah termasuk diskon di wilayah Jatim gak…hehehe. Akhirnya sekalian minta kang basit mekanik beres disana untuk memasangkan di Milestone. Tinggal plek alias Plug ang Play (PnP)…hehehe. Dan…jrenng…wow keren lah…hehehe. 😀

spion pulsar ug IV yang diganti

Mungkin bagi kawan yang sudah bosan dengan spion PIBO bisa dicoba milik adiknya yakni P135. Selain kelihatan ‘sporty’ ternyata kaca lebih besar meskipun ujungnya sedikit mengerucut. Dan dari sisi harga juga sangat murah sekali dibanding dengan spion asli milik PIBO sendiri yang harganya sekitar 36 ribu per biji (kalau gak salah). Monggo kalau tertarik mengganti spion P135 semoga ada di diler terdekat….hehehe 😀

Maturnuwun

baca juga :

Advertisements

10 thoughts on “Milestone ganti spion baru

  1. stang nya pake stang apa tuh? ane udh pake raiser + stang byson, tp kayanya msh terlalu pndek, alhasil masih rada pegel kalo di bawa jalan..

    Like

Dipersilahkan berkomentar (^-^)! , Ngapunten kalau gak sempat membalas :-D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s