Muter-muter Bumi Angling Dharma

Muter-muter Bumi Angling Dharma

Sebelumnya dahulu kala ane pernah berjanji mengajak adik ane yang ketiga Hightanil Fajri untuk jalan-jalan muter (mengelilingi) Bumi Angling Dharma alias Bojegororo. Hal ini untuk ‘menyeimbangkan perasaan’ setelah dulunya juga ane pernah ngajak adik ane yang keempat, Afdholatul Abdillah untuk melihat eksotika Kota Ronggolawe alias Tuban.  Kenapa Bojonegoro? biasanya orang desa tidak tahu kota maka Bojonegoro adalah ‘kota’ yang belum dijamah adik ane.

Agenda pertama adalah mengikuti kopdargab AMBI Jatim hari sabtu malam (2/7) dimana secara tidak langsung juga mengelilingi alun-alun kota dan Kahyangan Api di Dander. Berhubung malam hari mungkin pemandangan alam yang disuguhkan kurang begitu sempurna karena serba gelap dan serba menipu….wkwkwkwk.

Hari minggu (3/7) saatnya melanjutkan perjalanan.  Jam menunjukkan 08.45. Tujuan pertama adalah jalan-jalan ke terminal Rajekwesi Bojonegoro yang ada di jambean. Terminal ini merupakan terminal baru yang mungkin baru diresmikan 7 tahun terakhir. Setelah berpuas foto narsis perjalanan dilanjutkan ke Stasiun KA Bojonegoro. Stasiun ini terletak di Jalan Gajah Mada yang merupakan salah satu stasiun jalur Pantura. Segala jenis kereta api mulai dari KRD, bisnis dan eksekutif yang menuju Jakarta pasti melewati jalur ini. Masuk stasiun ini ternyata parkirnya sebesar Rp.2.000 untuk motor. Agak kaget sebelumnya tetapi disitu tertulis dengan jelas….hiks…hiks…. (mahal amiiiir…)

Jam 10.03 kami menuju SMAN 3 Bojonegoro di jalan Wolter Monginsidi untuk sekedar memberi tahu adik ane terkait keberadaan salah satu sekolah negeri di Bojonegoro. Setelah itu berputar komstir menuju SMAN 1 Bojonegoro di jalan panglima sudirman. Sekolah ini adalah almamater ane dan insyaAllah adik ane yang keempat akan meneruskan estafet di sekolah yang RSBI ini.  Melihat gedung sekolah ini mengingatkan daku masa-masa ‘perjuangan’ saat itu. Terlalu manis untuk dilupakan… (terharu : mode on). Perjalanan dilanjutkan mengitari SMPN 1 Bojonegoro dan berhenti sebentar untuk beli minum di Indomaret Kauman. Masuk indomaret ini adalah pengalaman pertamax bagi adik ane….xixixixi, maklum di desa adanya toko kelontong.

Selain jalan-jalan ane juga menjanjikan adik untuk beli buku tulis dan tas sekolah. Kalau tas diperuntukkan untuk adik ane yang keempat soalnya tas adik yang ketiga masih layak dipakai. Tujuan pertama adalah Bravo Supermarket yang sekarang pindah di jalan Pemuda. Kami menuju boots perlengkapan sekolah dan sarana bermain yang ada di lantai 2. Setelah ‘obrak-abrik’ stok tas yang ada ternyata tidak ada yang cocok selera sama sekali dimana hampir semua tas ukuran kecil dan variasi kurang. Tarif parkir disini pada waktu itu free of charge alias gratis. Oia masuk Bravo ini juga pengalaman pertamax bagi adik…hehehe 😀

Tujuan kedua adalah ke pasar besar Bojonegoro. Pasar yang berada di sebelah utara alun-alun bojonegoro ini lumayan ramai pengunjung. Setelah membelah kepadatan tempat parkir mata ane langung menuju stand-stand yang menjual tas punggung. Setelah berjalan-jalan akhirnya menemukan stand jual tas, dilihat, dicoba, ditukar, dicoba, ditawar dan berakhir dibungkus. Sebuah tas punggung yang cukup representative untuk anak sekolah usia SMA. Selanjutnya mencari buku tulis, mata ane tertuju pada ibu-ibu yang menjual buku tulis dipersimpangan pojok stand pasar. Melihat spek, kualitas dan tawar (gak sadis lho…) dan berakhir bungkus empat lusin.

Berhubung masih ada waktu akhirnya Milestone kami geser di daerah ‘tambangan’ atau tempat penyebrangan yang memakai perahu kayu. Tambangan ini salah satunya ada di utaranya Pasar Bojonegoro. Tempat ini beberapa waktu yang lalu terjadi kecelakaan ketika perahu tambang tenggelam dan memakan banyak korban meninggal dunia.  Dipinggir bengawan solo ini ane bersama adik sempat narsis untuk mengabadikan momen. Tidak berapa lama terdengar adzan Dhuhur yang memerintahkan kami untuk segera memenuhi panggilan itu.

Sholat dhuhur di masjid Jami Bojonegoro ini juga pengalaman pertamx bagi adik. Beliau mencoba membandingkan dengan masjid agung Tuban walaupun dia sendiri belum pernah kesana…wkwkwk. Disini kami menunaikan kewajiban ibadah seorang hamba kepada Sang Pencipta-nya. Karena telat maka ane bersama adik sholat berjamaah sendiri agak kebelakang ruangan utama. Habis sholat dhuhur kami sempat tidur-tiduran di serambi masjid sambil menyelami pengalaman 10 tahun silam. Dimana ane ketika habis olah raga di alun-alun selalu mampir mandi di masjid agung ini….hehehehe.

Jam menunjukkan pukul 12.30 yang memaksa kami untuk segera pulang ke rumah. Hal ini kami lakukan agar bakso yang akan kami beli bisa dimakan pas waktu makan siang di rumah. Bakso ini beli di desa Bangunrejo (rekul), Soko dimana salah satu bakso terlaris disini. Hampir sebagian besar orang Soko tahu keberadaan warung bakso yang ada di jalan antara Soko-Rengel ini. Setelah membeli 6 bungkus untuk orang rumah maka kami menuju kampung halaman. Alhamdulillah jam 13.27 sudah sampai rumah dan bakso bisa disantap bersama….. 😀

Demikian kawan laporan perjalanan sederhana kami,muter-muter kota ledre sambil refreshing.  Bojonegoro adalah salah satu kora di barat sebagaimana Tuban yang berbatasan langsung dengan Propinsi Jawa Tengah. Monggo bagi adventurer kalau berkenan mampir di kota yang daerahnya langganan banjir ini…..xixixi (sangat wajar karena memang daerahnya dibelah Bengawan Solo) 😛

baca juga :

Advertisements

5 thoughts on “Muter-muter Bumi Angling Dharma

  1. Pingback: ‘met HUT PertamaX “Milestone”… « www.setia1heri.wordpress.com

  2. Pingback: Mindik2 ke Kahyangan Api dan Waduk Pacal (Bojonegoro, Jatim) « www.setia1heri.wordpress.com

Dipersilahkan berkomentar (^-^)! , Ngapunten kalau gak sempat membalas :-D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s