Rakor PUG dan PUHA..

Rakor PUG dan PUHA..

Sebenarnya ini kegiatan sudah dua minggu yang lalu yakni tanggal 6-8 April 2011 di Hotel Utami Sidoarjo. Ane ditugaskan sama pimpinan untuk mengikuti rapat koordinasi Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Pengarusutamaan Hak Anak (PUHA) Provinsi Jawa Timur. Hal ini memang masuk bidang ane di kantor yakni bidang Pemberdayaan Perempuan. Peserta yang di undang dalam kegiatan ini adalah bappeda kab/ kota dan dinas yang mengurusi Pemberdayaan Perempuan.

Banyak materi dan ilmu yang ane dapatkan dalam rakor ini. Beberapa pemaparan dari dinas kesehatan jawa timur, disnaker jawa timur sebagai percontohan yang telah melaksanakan anggaran responsive gender (ARG). Sedangkan pemateri berasal dari Pusat Studi Wanita Universitas Airlangga yakni bu tri sama bu endah.  Sedangkan dalam kerangka PUHA, UNICEF memaparkan terkait dengan komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Layak Anak.

Isu gender dan isu hak anak merupakan hal hangat dibicarakan dalam Negara kita. Hal ini terbukti dengan adanya kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Terlepas dari kinerja yang ada kita patut mengapresiasi komitmen pemerintah ini.

Mungkin ada beberapa yang tidak paham ‘panganan’ apa itu gender atau bahkan beberapa ada yang alergi dengan istilah itu. Secara sederhana gender itu adalah kontruksi sosial atau pandangan masyarakat terkait PERAN laki maupun perempuan dalam kehidupan masyarakat. Karena selama ini masih banyak ketimpangan gender, ketidakadilan gender, bias gender bahkan netral gender di masyarakat. Dan perlu digarisbawahi bahwa isu gender tidak serta merta masalah PEREMPUAN saja.

Sedangkan isu PUHA selama ini yakni menuju Kab/Kota Layak Anak. Berbicara Kota Layak Anak maka ada beberapa kluster sebagaimana Konvensi Hak Anak (KHA) yakni (a) hak sipil dan kebebasan; (b) lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; (c) kesehatan dasar dan kesejahteraan; (d) pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya; dan (e) perlindungan khusus.

Mari wujudkan kesetaraan gender dan penghormatan dan penghargaan terhadap hak-hak anak. Keseteraan gender jangan diartikan sempit dengan arti sama rata sama rasa. Sedangkan hak-hak anak perlu kita perhatikan semua.

baca juga :

Advertisements

Dipersilahkan berkomentar (^-^)! , Ngapunten kalau gak sempat membalas :-D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s